Slot Gacor MAXWIN

Selalu Membayar Kemenangan Anda

Uncategorized

InfoBogor » Jalur Bocimi Mulai Diperbaiki

Masyarakat dan pengguna jalan tak pernah bosan setiap hari mengeluhkan kondisi Jalan Raya Mayjen HE Sukma atau jalur Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi). Mereka sudah jenuh dengan kemacetan parah dan kerusakan jalan dari Ciawi sampai Benda, perbatasan antara Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Sukabumi.

Desakan publik kini mulai berbuah klimaks. Mulai tanggal 11 April 2014 malam, jalur Bocimi akan diperbaiki. Di antaranya pengecoran jalan dengan beton riggit dari Ciawi sampai Rancamaya ditambah kawasan Bakom, pembangunan Jembatan Butawareng di Caringin, revitalisasi Jembatan Cimande, serta pengaspalan Jalan Veteran sebagai jalur alternatif dari Bocimi ke Ciawi dan Gadog.

Dimulainya pekerjaan perbaikan sejumlah ruas jalan dan jembatan di kawasan Bocimi, memang tak lantas langsung bisa melancarkan arus lalu lintas. Lantaran informasi yang dihimpun Jurnal Bogor, pembangunan Jembatan Butawareng di Caringin saja membutuhkan waktu 300 hari lebih atau hampir setahun dan diberlakukannya one way di kawasan Rancamaya selama pengecoran.

Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor, UPT Teknik Jalan dan Jembatan Wilayah Ciawi, DLLAJ, serta Kapolsek Ciawi dan Caringin, Jumat (11/4) melakukan pertemuan.

Pertemuan tersebut terkait akan dimulainya perbaikan sejumlah titik di jalur Bocimi, serta koordinasi lintas lembaga terkait rekayasa lalu lintas selama perbaikan Bocimi dilakukan.

“Mulai tanggal 11 April ini, ruas Bocimi dan Jalan Veteran akan dilakukan penanganan. Di antaranya dari titik Ciawi hingga Rancamaya, Jembatan Cimande, Jembatan Butawareng, dan ruas jalan milik Kabupaten Bogor yakni Jalan Veteran Banjarwaru,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan dan Rehabilitasi DBMP Kabupaten Bogor, Asep Ruhiyat, di sela pertemuan, kemarin.

Selama pekerjaan dilaksanakan, kata Asep, dipastikan arus lalu lintas di jalur Bocimi akan mengalami kemacetan. “Pasti lalu lintas akan terhambat meskipun dilakukan pekerjaan malam hari. Tetapi itu untuk penanganan pekerjaan. Jadi harap maklum, jika arus lalu lintas mengalami hambatan. Makanya kami bersama kepolisian dan DLLAJ berkoordinasi dalam pertemuan ini, di antaranya persiapan melakukan rekayasa lalu lintas,” imbuh Asep.

Sekadar tambahan, negara melalui Kementerian PU telah menganggarkan Rp20 miliar untuk perbaikan Jembatan Cimande dan Butawareng.

Sumber: Jurnal Bogor