Slot Gacor MAXWIN

Selalu Membayar Kemenangan Anda

Uncategorized

Cap Go Meh Bogor Festival 2015 – Tak Sekedar Perayaan Semata | InfoBogor

February 24, 2015 By administrator

Kota Bogor yang telah lama menggelar event berskala nasional Cap Go Meh, dan kini telah dimantapkan menjadi perayaan Cap Go Meh terbesar di Jawa Barat. Perhelatan akbar ini akan di gelar pada tanggal 5 Maret 2015 mendatang.

Dipastikan perayaan Cap Go Meh 5 Maret mendatang akan menjadi yang paling meriah yang pernah diselenggarakan di Bogor. Dari mulai perluasan rute perayaan hingga banyaknya pengisi yang akan terlibat dalam festival ini. Akan ada delapan titik panggung Pesta Rakyat Cap Go Meh 2015 yang disiapkan untuk menghibur para peserta, masyarakat, dan para wisatawan. Delapan titik tersebut terdapat di Vihara Dhanagun, Hotel 1O1, depan Vihara Dharmakarya, simpang tiga Batu Tulis, seberang Bale Binarum, samping Polsek Bogor Timur dan panggung di depan Apotik Berbakti di Jalan Otista.

40 komunitas atau sanggar yang masuk dalam tim kesenian dan budaya dipastikan terlibat. “Dari 40 komunitas atau sanggar tersebut, 25 di antaranya terlibat dalam iring-iringan liong dan barongsai, sedangkan sisanya mengisi acara di beberapa titik panggung yang disediakan,” ujar Arifin Himawan, Ketua Umum CGM 2015. Dan akan ada juga pertunjukan wayang golek sepanjang malam yang terdapat di panggung Apotik Berbakti, Jalan Otista. Jimmy Charter, Ketua Acara StreetFest CGM 2015 menambahkan selain tim dan sanggar kesenian, Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor juga akan ikut terlibat. Selain itu, 12 mobil hias , 2o tim tandu dan 35 tim liong barongsai akan turut meramaikan acara.

Kabag Ops Polres Bogor Kota, Kompol Syahroni mengatakan, soal rekayasa lalu lintas (Lalin) Polres Bogor Kota akan mengikuti alur rencana yang ditentukan oleh panitia. Meski begitu, ia mengungkapkan, bila ada pertimbangan-pertimbangan kebutuhan di lapangan pastinya akan ada rekayasa Lalin. “Ada tiga klasifikasi. Pertama, pengaman khusus terkait jalur lalu lintas. Kedua, pengamanan di lkasi utama sentra kegiatan dengan pengamanan terbuka dan tertutup. “Dan ketiga, pengamanan bersifat mobile,” tandasnya.

Namun, perayaan Cap Go Meh ini tidak menjadi hanya sekedar pesta sia-sia. “Tidak saja nilai jual pariwisatanya, tapi nilai kulturalnya yang juga sangat besar,” ungkap Walikota Bogor, Bima Arya. Bima Arya juga menambahkan momen seperti CGM ini harus terus dilaksanakan tiap tahun. Selain sebagai pesta rakyat, CGM juga menjadi peluang untuk mendongkrak perekonomian, terutama dari sektor kepariwisataan.