Saturday, 16/12/2017 | 2:31 UTC+7
InfoBogor
InfoBogor

Perokok Pasif Berisiko Terkena Demensia Parah

Perokok Pasif Berisiko Terkena Demensia Parah

Selain diketahui berisiko tinggi terkena penyakit jantung, perokok pasif ternyata juga dikaitkan dengan demensia parah. Studi ini pertama kali dilakukan untuk menemukan hubungan yang signifikan antara perokok pasif dan penyakit saraf.

perokok pasif

Penelitian terbaru, yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Anhui Medical University di China dan King College London, melibatkan hampir 6.000 orang berusia di atas 60 tahun dari lima provinsi di China. Hasilnya menunjukkan bahwa 10 persen dari peserta – yang dikenali sebagai perokok pasif – menderita sindrom demensia yang parah.

“Dengan menghindari lingkungan yang berpolusi asap rokok, kita dapat mengurangi risiko sindrom demensia yang berat,” kata pemimpin studi, Dr Ruoling Chen, dari King College, seperti dilansir Daily Mail.

Data terbaru menunjukkan bahwa prevalensi perokok pasif masih sangat tinggi, dengan lebih dari setengah orang terpapar asap rokok setiap hari. China juga memiliki jumlah tertinggi penderita demensia di dunia, dengan peningkatan kasus baru setiap tahun.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hampir 80 persen dari lebih dari satu miliar perokok di seluruh dunia hidup di negara berpenghasilan rendah dan menengah, di mana tingkat kematian akibat rokok sangat tinggi.

Merokok atau tidak, itu hak Anda untuk melakukannya. Namun, jangan tularkan penyakit kepada orang lain yang tak bersalah di sekitar Anda. Sikap acuh perokok terkadang menjadi bumerang, tidak hanya bagi keluarganya mereka, tetapi juga orang-orang di sekitar mereka. Anda yang melakukan, Anda pulalah yang harus menanggung beban tersebut. Bukan orang lain.

 

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

InfoBogor adalah sebuah media online yang menempatkan dirinya di tengah-tengah kesibukan warga Bogor yang terus mengembangkan dirinya.