Tuesday, 21/11/2017 | 10:47 UTC+7
InfoBogor
InfoBogor

Pemkot Bogor Optimistis Raih Adipura 2015

Pemkot Bogor Optimistis Raih Adipura 2015

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku optimis dapat meraih penghargaan Adipura pada tahun 2015 melihat dari hasil penataan dan penilaian yang telah dilakukan.

“Optimis raih Adipura, hitung-hitung di atas kertas kita bisa mencapainya tahun ini,” kata Bima usai pertemuan dengan pelaku usaha di Kantor Kecamatan Bogor Timur, Senin.

Dikatakannya penilaian P1 sudah dilakukan oleh tim penilai Adipura dan ditindaklanjuti dengan melakukan evaluasi oleh Pemerintah Kota Bogor.

“Kita benahi apa yang masih belum tertata, dan penilaian P2 akan segera dilakukan,” kata Bima.

Ia mengatakan strategi utama dalam meraih piala Adipura adalah dengan melakukan pendekatan ke wilayah dan kolaborasi agar Muspika dan pihak kelurahan ikut berkomitmen menjaga kebersihan dan penataan lingkungan.

Menurutnya banyak perbaikan dan penataan telah dilakukan selama kepemimpinanya seperti pembenahan “underpass”, memperluas pendestrian yang dilengkapi kursi taman, membenahi seputaran Stasiun Bogor, merenovasi jembatan penyebrangan orang, penataan PKL dan penanganan sampah.

Selain itu, Pemerintah Kota Bogor juga sudah mendirikan sejumlah taman yang tersebar di 68 kelurahan, sebuah Hutan Kota dan membuat vertical garden di Underpass dan Stasiun Besar Bogor.

“Yang utama kita benahi masalah sampah, dan kebersihan. Semua titik di Kota Bogor kita bersihkan, mengembalikan fungsi fasilitas publik,” katanya.

Bima yakin dua strategi untuk meraih Adipura yakni kewilayahan dan kemitraan dapat dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kota Bogor.

“Kewilayahaan langsung turun ke titik-titik wilayah Kota Bogor memastikan program pemerintah dijalankan oleh camat dan lurah,” katanya.

Sedangkan kemitraan atau kolaborasi lanjut Bima, mengundang seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pemerintah seputar penghijauan, lingkungan hidup, ketertiban dan keamanan.

“Dengan kemitraan masyarakat ikut mengontrol terus setiap jengkal wilayahnya diperhatikan oleh warga Kota Bogor,” ujar Bima.

Bima menambahkan dirinya belajar banyak dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang mampu mengubah kota pahlawan yang panas gersang menjadi hijau dengan hadirnya taman-taman.

“Bogor jauh lebih hijau dari Surabaya, kita pasti bisa lebih bagus lagi,” kata Bima.

Piala Adipura terakhir diraih oleh Pemerintah Kota Bogor pada tahun 2006, sejak saat itu Kota Hujan masuk dalam penilaian kota terkotor oleh Kementerian Lingkungan Hidup hingga tidak meraih Adipura selama kurun waktu hampir sembilan tahun.

Penilaian Adipura yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup mulai diperketat dengan menambah indikator tidak hanya masalah sampah tapi juga air, udara dan ruang terbuka hijau.

Sumber: AntaraBogor.com

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

InfoBogor adalah sebuah media online yang menempatkan dirinya di tengah-tengah kesibukan warga Bogor yang terus mengembangkan dirinya.