Wednesday, 22/11/2017 | 2:38 UTC+7
InfoBogor
InfoBogor

Pasca Lebaran Bogor Dimasuki 23 Ribu Pendatang

Pasca Lebaran Bogor Dimasuki 23 Ribu Pendatang

Pasca libur lebaran, seringkali banyak pendatang dari daerah, yang berdatangan ke kota-kota besar. Selain Jakarta, Bogor pun menjadi salah satu tujuan para pendatang tersebut. Perkiraan terdapat sekitar 23 ribu pendatang yang baru masuk ke Bogor. Banyak dari mereka beramai-ramai untuk mengadu nasib di daerah rantauannya agar mendapat pekerjaan. Kaum urban tersebut, biasanya berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Tegal, Wonogiri dan Lamongan.

Akhir pekan kemarin merupakan puncak dari banyaknya para pendatang yang masuk ke Bogor. Salah satunya ialah Tika (18), gadis asal Tegal yang dibawa oleh kerabatanya Purwanti (27), untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT). “Katanya di sini ada yang cari pembantu. Kebetulan dekat dengan rumah majikan saudara saya. Daripada di kampung cuma main, mendingan ikut kerja di sini,” ujar Tika, ketika ditemui di tempat saudarinya bekerja, di Cluster Bayu Nirwana, Perumahan Bogor Nirwana Residence.

Menurut Purwanti, di daerah asalnya terdapat tradisi, jika ada keluarga yang pulang kampung, pasti membawa serta saudara ke tempatnya bekerja.“Di sana memang begitu. Kalau bisa pulang kampung dan bawa oleh-oleh dari kota artinya berhasil. Jadi banyak saudara yang minta ikut. Banyak yang jaga toko di Jakarta,” katanya,

Letak Bogor yang berada di pinggir Kota Jakarta, ternyata juga dijadikan tempat singgah singgah para perantau yang hendak mencari peluang kerja di Jakarta. Khususnya mereka yang memiliki sanak famili di wilayah penyangga ibukota ini.

Salah satunya ialah Ikhwanul Khabibi (23),  pemuda lulusan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang berasal dari Gunung Kidul Yogyakarta. Ia tinggal di rumah saudaranya di daerah Cilebut, untuk sementara waktu hingga Ia mendapatkan pekerjaan di Jakarta atau sekitarnya. “Sudah masukin lamawan ke perusahaan-perusahaan di Jakarta. Kalau ada di Bogor, ya, gak apa-apa,” tuturnya.

Selain Tika dan Khabibi, terdapat pula Hartono (32), warga Bantul Jogjakarta, yang sudah setahun ini bekerja sebagai buruh pabrik suku cadang motor di Kabupaten Bogor. Sepulang mudik, karena merasa kondisi keuangannya stabil, Hartono memboyong istri, anak, dan adik laki-lakinya yang berusia remaja untuk tinggal di perantauan. “Tahun lalu diajak ke Bogor oleh teman, kerja di tempatnya. Sekarang alhamdulillah penghasilan sudah cukup stabil, sudah ada rumah kontrakan. Makanya ajak anak istri ke sini, sama adik juga,” ujar Hartono.

 

 

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

InfoBogor adalah sebuah media online yang menempatkan dirinya di tengah-tengah kesibukan warga Bogor yang terus mengembangkan dirinya.