Friday, 22/9/2017 | 2:47 UTC+7
InfoBogor
InfoBogor

Enam Aksi Earth Hour Bogor Untuk Selamatkan Dunia

Enam Aksi Earth Hour Bogor Untuk Selamatkan Dunia

Earth Hour 60+ Bogor kembali mengadakan sebuah sosialisasi yang berkenaan dengan peduli lingkungan. EH 60+ menarik perhatian para pengunjung Lapangan Sempur dengan lantunan nada yang dimainkan oleh team perkusi Flavalisius Bogor, uniknya mereka menjadikan panci, galon, peralatan makan, dan perkakas dapur lainnya sebagai perkusi tersebut.

EH Bogor 1

EH 60+ juga dihadiri oleh beberapa komunitas diantaranya BMKM, Komunitas Anti Rokok, Komunitas Bogor Berkebun, Komunitas Sulap, dan Komunitas Daur Ulang Rinda Art. Adapun para finalis Mojang Jajaka Bogor yang menjadi icon EH 60+.

Masih ada lima event lain yang masuk di agenda EH 60+, yaitu Go Go Gowes yang akan dilaksanakan pada 26 Februari mendatang dengan rute dari area CFD (Car Free Day) sampai Plaza Ekalokasari bersama beberapa komunitas sepeda dan masyarakat sekitar.

Event selanjutnya adalah Save Penyu from Plastic, yang mensosialisasikan pengurangan penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari, “Kalau kita sering pakai plastik, sampah plastik nya itu kan pasti sampai ke laut, penyu kan hidup di laut jadi kasihan hidup si Penyu jelas terganggu oleh adanya sampah plastik tersebut,” ujar Yuko Dharma selaku wakil koordinator EH60+. Event hebat lainnya adalah Save Tiger and Save Orang Utan, dengan mendatangi sekolah SD dan SMP, tim EH60+ akan mengedukasi siswa mengenai lingkungan dengan cara menyelenggarakan pertunjukan boneka jari.

Dilanjutkan dengan penggalian lubang biopori di Taman Peranginan dan di Taman Kencana, EH60+ bertujuan mengurangi genangan-genangan air di Bogor. Sebagai acara puncak, EH60+ akan mengadakan aksi mematikan listrik selama satu jam serentak se-dunia sekaligus memperkenalkan energi alternatif untuk menyalakan listrik, “Kita akan mempertontonkan proses bagaimana caranya sepeda yang telah dihubungkan dengan dinamo, setelah di gowes akan menghasilkan energi listrik dan bisa digunakan untuk mengurangi emisi,” jelas Yuko.

Hebatnya lagi, EH 60+ Bogor juga bersaing dengan EH 60+ Semarang untuk mewakili Indonesia dalam ajang dunia EHCC (Earth Hour City Challenge) yang diadakan oleh World Wildlife Fund (WWF), EHCC sendiri diikuti oleh beberapa kota dari negara-negara lain yang mendukung kota rendah emisi.

Sebagai icon EH 60+, Mojang Jajaka Bogor, Ilham Ari memiliki harapan besar, “Saya sendiri berharap aksi satu jam mematikan listrik setahun sekali semakin diperbanyak lagi bahkan bisa lebih dari satu jam waktunya karena hal ini sangat positif untuk kehidupan di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Sumber: Jurnal Bogor

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

InfoBogor adalah sebuah media online yang menempatkan dirinya di tengah-tengah kesibukan warga Bogor yang terus mengembangkan dirinya.