Saturday, 25/10/2014 | 10:02 UTC+7
InfoBogor
InfoBogor

Alasan Utama Diet Selalu Gagal

Alasan Utama Diet Selalu Gagal

Post by relatedRelated post

User Rating

Salah satu resolusi di setiap tahun baru yang rajin disusun adalah rencana menurunkan berat badan. Tetapi rencana tersebut selalu gagal sehingga Anda selalu berusaha membuat resolusi lagi setiap tahun.

Sebenarnya apa yang menyebabkan diet tidak berhasil? Simak keempat alasan utamanya seperti yang dilansir dari Science Daily (03/01) berikut ini.

Meremehkan asupan kalori
Banyak orang meremehkan jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari. Misalnya menyepelekan kebiasaan mencicipi makanan atau minuman dan menganggapnya tidak memberi pengaruh terhadap perubahan berat badan. Padahal asupan kalori bukan cuma untuk dibatasi, tetapi juga harus diawasi.

Meremehkan aktivitas
Setiap orang normalnya membakar 500 kalori setiap hari jika ingin menurunkan berat badan. Sayangnya banyak orang yang terlalu fokus pada pembatasan kalori yang masuk, bukan yang terbakar dan dikeluarkan tubuh. Padahal pembakaran kalori ini penting demi menjaga keseimbangan metabolisme.

Melewatkan jadwal makan
Diet bukan berarti Anda harus melewatkan jadwal makan seperti sarapan atau makan malam. Sebab sarapan penting untuk memberi energi pada tubuh sepanjang hari. Sementara makan malam dianjurkan agar Anda tidak kelaparan dan menghindarkan diri dari kebiasaan ngemil.

Tidur tidak teratur
Rugi rasanya jika Anda bersusah payah menyusun program diet dan jadwal olahraga teratur jika jadwal tidur masih berantakan. Sebab sudah banyak penelitian yang menyebutkan kalau kurang tidur mempengaruhi hormon dalam tubuh dan mendorong Anda untuk makan berlebihan.

Itulah alasan utama kenapa diet tidak bisa berhasil. Jangan sampai melakukannya jika ingin mendapatkan berat badan yang ideal secara menyehatkan.

Sumber: Merdeka

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

InfoBogor adalah sebuah media online yang menempatkan dirinya di tengah-tengah kesibukan warga Bogor yang terus mengembangkan dirinya.