Friday, 28/11/2014 | 2:43 UTC+7
InfoBogor
InfoBogor

4 Museum Keren di Bogor

4 Museum Keren di Bogor

Museum PETA tampak luar

Tahukah Anda, Bogor ternyata mempunyai 4 museum keren. Selain Museum Zoologi di Kebun Raya Bogor, ada museum tentang perjuangan rakyat Bogor melawan penjajah Belanda dan museum dengan koleksi beratus jenis tumbuhan. Keren!

Taman Topi atau Kebun Raya, mungkin menjadi tempat yang paling terkenal di Bogor. Tapi siapa sangka, Bogor ternyata juga punya 4 museum keren. Museum-museum tersebut letaknya di Kota Bogor dan memiliki koleksi unik masing-masing.

Inilah 4 museum keren di Bogor yang wajib Anda tahu:

1. Museum Zoologi

Terletak di dalam Kebun Raya Bogor, Museum Zoologi adalah tempat favorit traveler pecinta satwa atau fauna. Museum ini menyimpan puluhan ribu jenis fauna. Tercatat sekitar 650 jenis binatang mamalia, 1.100 jenis burung yang berasal berbagai wilayah di Indonesia, 600 jenis reptil dan ikan, 10.000 jenis serangga, 700 jenis invertebrata dan moluska sejumlah 2.300 jenis ada di sini, lengkap!

“Sekarang tiket masuk Kebun Raya Bogor seharga Rp 9.500 merupakan tiket terusan untuk masuk ke dalam Museum Zoologi,” kata staff dari Bagian Pemeliharaan Koleksi, Asep.

Fauna tersebut berada di dalam satu ruangan kaca besar dan ada juga yang dipajang di dinding. Asyiknya lagi, semua fauna tersebut mempunyai ruangan tersendiri, tergantung jenis spesiesnya. Anda akan terpukau melihat fauna-fauna asli Indonesia di sana, seperti bekantan, orang utan, badak bercula satu, burung kasuari, hingga macan dahlan. Benar-benar keren!

Anda pun dapat melihat penjelasan tentang fauna tersebut di papan-papan penjelasnya. Asyiknya lagi, Anda boleh berfoto sepuasnya dengan latar belakang fauna-fauna di sana.

Rangka-rangka fauna di pintu masuk Museum Zoologi

Bekantan, fauna asli Indonesia di Museum Zoologi

2. Museum Herbarium

“Museum Herbarium letaknya masih di dalam Kebun Raya Bogor juga, dekat dengan Taman Mexico,” lanjut Asep menjelaskan.

Berbeda dengan Museum Zoologi, Museum Herbarium adalah tempat menyimpan ratusan koleksi tumbuh-tumbuhan dari dalam dan luar negeri. Tempat ini juga digunakan sebagai tempat penelitian para ilmuwan untuk memeriksa jenis-jenis tumbuhan.

“Banyak tumbuhan yang belum diketahui jenisnya. Di sana (Museum Herbarium) juga menjadi tempat meneliti untuk memastikan suatu spesimen (jenis-red) tanaman. Di atas 60 persen adalah tumbuhan dari dalam negeri dan berasal dari berbagai macam daerah,” tambah Asep.

Asep pun menambahkan, Museum Herbarium juga menjadi tempat untuk menyimpan cadangan keaslian tumbuhan di Indonesia. “Jadi, keaslian tumbuhan suatu daerah kita simpan di sini, sebagai salah satu cara penyelamatan jika tumbuhan tersebut sudah punah di tempat asalnya,” ungkapnya.

3. Museum Perjuangan

Bagi traveler yang ingin mengetahui sejarah perjuangan rakyat Bogor melawan penjajah Belanda, datanglah ke Museum Perjuangan. Letaknya berada di Jl Merdeka nomor 56, dekat dengan Pusat Grosir Bandung (PGB). Di dalam museumnya Anda akan melihat berbagai jenis koleksi senjata seperti senapan hingga bambu runcing, mata uang Indonesia di zaman dulu, pakaian-pakaian tentara, dan manuskrip tentang perjuangan rakyat Indonesia.

“Museum ini adalah museum tertua dan paling komplit koleksinya di Indonesia, versi museum juang. Di sini banyak koleksi revolusi fisik pada tahun 1945-1950″, kata pemandu Museum Perjuangan, Mahrup.

Mahrup juga menambahkan, museum ini berbeda dengan museum lainnya, karena koleksi dan gedungnya. Gedung museum ini sudah ada sejak zaman Belanda. Serta, menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Bogor dalam mengusir para penjajah.

“Dulunya gedung ini digunakan oleh Belanda sebagai gedung rempah-rempah, lalu tahun 1944 diambil Jepang. Kemudian tahun 1945 dijadikan sebagai balai rakyat untuk ketahanan kota dan kabupaten, lalu sempat dikosongkan selama dua tahun,” tambah Mashup.

Akhirnya, museum ini dibangun pada tanggal 10 November 1957 dan diresmikan pada tanggal 15 Agustus 1958. Museum ini terdiri dari dua tingkat, di lantai dasar Anda bisa melihat koleksi senjata seperti pistol, senapan, hinggga meriam. Di lantai duanya, Anda akan melihat bambu runcing, foto-foto para pahlawan Indonesia, dan senjata lainnya yang digunakan masyarakat Bogor untuk berperang.

“Museum ini buka setiap hari dari pukul 08.00-16.00 WIB. Tiket masuknya Rp 3 ribu saja. Museum ini juga ramai oleh anak-anak sekolah atau pun wisatawan dari Jakarta,” tutup Mahrup.

Bagian lantai dasar di Museum Perjuangan, ada patung Kapten Muslihat

4. Museum PETA (Pembela Tanah Air)

Dari tampak luar, Museum PETA memiliki halaman luas dan gerbang besi yang besar. Museum ini terletak di pinggir Jalan Sudirman dan tidak sulit untuk menemukannya. PETA sendiri adalah cikal bakalnya TNI. Tentara PETA adalah para pejuang yang mengusir para penjajah.

Museum ini menyimpan sejarah tentang terbentuknya PETA dan peranan tentara PETA dalam mencapai kemerdekaan Indonesia. Terdapat dua bangunan dan total 14 diorama di dalamnya. Koleksi senjata para tentara PETA pun berjejer di dalam museum. Dulunya, gedung museum ini pun digunakan sebagai pusat pelatihan tentara PETA.

Anda akan mendapat banyak pelajaran tentang sejarah Indonesia dalam mengusir penjajah di sini. Patung Jendral Sudirman dan Supriyadi di dalamnya akan makin membangkitkan semangat Anda untuk cinta pada Tanah Air!

Saat ke Bogor, jangan hanya wisata kuliner saja. Catat 4 museum tersebut dan masukan dalam agenda perjalanan Anda selanjutnya saat traveling ke Kota Bogor. Jalan-jalan ke museum dijamin akan tambah pintar!

Senjata-senjata yang digunakan pada peperangan di zaman penjajahan Belanda

Sumber: Detik

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

InfoBogor adalah sebuah media online yang menempatkan dirinya di tengah-tengah kesibukan warga Bogor yang terus mengembangkan dirinya.